08 Juni

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 7 Juni 2018 ditutup menguat 0,61% pada level 6106. Saham sektor perkebunan mengalami penguatan terbesar. Investor asing net sell Rp98,49 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup variatif dimana indeks Dow Jones menguat sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup melemah. Saham sektor teknologi melemah setelah mengalami reli sebelumnya. Pasar cenderung wait and see, menantikan hasil pertemuan negara G7 pada akhir pekan ini serta hasil pertemuan The Fed dan ECB pada pekan depan. Yield obligasi pemerintah AS menguat menjelang pertemuan negara G7 yang di harapkan akan membahas masalah tarif impor AS terhadap negara-negara lain. Pasar khawatir dengan hasil pertemuan tersebut karena Trump masih bersikeras akan memberlakukan tarif impor baja dan aluminium dari Kanada, Meksiko dan Uni Eropa. Kanada dan Meksiko sudah melakukan balasan terhadap beberapa produk ekspor AS dan Uni Eropa menyatakan akan melakukan hal yang sama. Sementara itu pada pertemuan The Fed pekan depan diperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25%. Pasar menantikan indikasi dari Chairman The Fed apakah akan menaikkan suku bunga sebesar empat kali pada tahun ini. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG bergerak dikisaran level 6040 - 6165


News & Analysis


IPO Steadfast Marine Oversubsribed 8 Kali

Perusahaan galangan asal Pontianak, PT Steadfast Marine Tbk (KAPL) mencatat kelebihan permintaan (oversubsribed) sebanyak 8 kali dari jumlah nilai saham baru yang ditawarkan dalam IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Steadfast mendapat permintaan senilai Rp300 miliar atau 8 kali lipat dari target perseroan di kisaran Rp38,5 miliar-Rp42 miliar. Pada masa penawaran awal, Steadfast Marine menawarkan sebanyak-banyaknya 350.003.000 lembar saham ke publik dengan harga penaawaran Rp110-Rp120 per lembar. Bersamaan dengan proses IPO, Steadfast Marine juga menawarkan waran sebanyak 175.001.500 dengan rasio 2:1 dan berdurasi 1 tahun. Perseroan akan mencatatkan sahamnya secara resmi di BEI pada hari ini.


SMRA Akan Bagi Dividen Rp5/saham

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp72 miliar atau sebesar Rp5 per saham dari laba bersih tahun buku 2017. Sepanjang 2017 lalu SMRA membukukan laba bersih yang diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp362 miliar, naik 16% dibandingkan dengan 2016 yang senilai Rp311 miliar. Rasio pembagian dividen tahun ini setara 20% dari total laba bersih perseroan. Sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan. Dividen tersebut akan dibayarkan perseroan kepada pemegang saham pada 20 Juli 2018. Cum dividen di pasar regular dan negosiasi adalah pada 25 Juni 2018 dan di pasar tunai pada 28 Juni 2018.

BBRI Tetapkan Bunga Obligasi Subordinasi III Pada 7,7%

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menetapkan pemberian bunga Obligasi Subordinasi III yang ditawarkan sebesar Rp500 miliar di level 7,70% per tahun. Adapun obligasi yang berjangka waktu 5 tahun ini masa penawaran umummnya dilakukan pada 8-21 Juni 2018 dan pencatatan di BEI pada 27 Juni 2018. Pefindo memberikan peringkat idAA untuk obligasi ini dimana penjamin pelaksana emisi PT Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Indo Premier Sekuritas dengan wali amanat Bank BNI. Dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya-baiya emisi akan digunakan untuk memperkuat modal pelengkap (tier 2).

MFIN Akan Bagi Dividen Rp150/saham dan Stock Split 1:2

PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp150 per lembar pada 6 Juli 2018 mendatang. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 21 dan 22 Juni 2018 sedangkan di pasar tunai pada 26 dan 27 Juni 2018 dengan DPS hingga 26 Juni. Perseroan juga akan melakukan pemecahan nominal saham (stock split) perseroan dari Rp100 menjadi Rp50 per saham atau 1:2 sehingga jumlah saham perseroan akan menjadi 2.650.000.000 saham.

TSPC Akan Bagi Dividen Rp40/saham

PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp40 per saham pada 6 Juli 2018 mendatang. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 21 dan 22 Juni 2018 sedangkan di pasar tunai pada 26 dan 27 Juni 2018 dengan DPS hingga 26 Juni 2018. Hasil RUPS Perseroan pada 5 Juni 2018 memutuskan penggunaan laba 2018 atau Rp180.000.000.000 untuk dividen dan sejumlah Rp2.250.000.000 untuk dana cadangan sedangkan sisa laba 2017 sebagai laba ditahan. Total laba 2017 perseroan sebesar Rp543.803.896.480.

Pefindo Tegaskan Peringkat MAYA Pada idA-

Pefindo menegaskan peringkat PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) di idA- dan juga menegaskan peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I/2017 dan Obligasi Subordinasi IV/2014 di idBBB serta peringkat Obligasi Subordinasi III/2013 di idBBB+. Prospek untuk peringkat ini stabil. Peringkat dapat dinaikkan jika Pefindo melihat dukungan yang lebih tinggi dari Cathay Life yang berasal dari peningkatan kontribusi bank yang signifikan karena meningkatnya profil bisnis dan keuangan dan mampu menjaga kualitas aset dan profil bisnis


Stock Pick

INDF


Pada perdagangan kemarin saham INDF ditutup pada level 7100. INDF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 7000-7200
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 7200

ICBP

Pada perdagangan kemarin saham ICBP kembali ditutup pada level 9000. ICBP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8900-9100.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9150

KLBF


Pada perdagangan kemarin saham KLBF kembali ditutup menguat pada level 1465. KLBF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1445-1485.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1490

BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNI ditutup pada level 8450. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8350-8550
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 8600

BBRI

Pada perdagangan kemarin saham BBRI kembali ditutup pada 3270. BBRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 3230-3810.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3820

WIKA


Pada perdagangan kemarin saham WIKA ditutup pada level 1645. WIKA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1625-1665.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1670

BBTN

Pada perdagangan kemarin saham BBTN ditutup pada level 3070. BBTN selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 3030-3100
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3110 



Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018 
Published on 2018-06-08 08:21:07 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"