10 Agust

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 8 Agustus 2018 ditutup menguat 0,06% pada level 6094. Sektor perkebunan mengalami penguatan terbesar. Investor asing net sell Rp483,50 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup variatif dimana indeks Dow Jones dan indeks S&P500 ditutup melemah sedangkan Nasdaq Composite menguat. Koreksinya harga minyak dan perang dagang menjadi pemicu pelemahan indeks. Berita baru dari perang dagang yang berkelanjutan adalah China merilis tarif impor baru sebesar 25% atas produk dari AS senilai USD16 miliar. Barang-barang AS yang menjadi target tarif impor ini diantaranya mobil penumpang berukuran besar, sepeda motor, berbagai jenis bahan bakar dan kabel optik. Tarif ini sebagai balasan dari tarif baru yang diberlakukan oleh AS terhadap produk dari China. Tarif ini akan mulai berlaku pada 23 Agustus mendatang. Perusahaan yang sensitif dengan perang dagang seperti Boeing dan Caterpillar menjadi pemicu pelemahan indeks Dow Jones. Turunnya saham sektor energi mendorong pelemahan indeks S&P500. Saham sektor energi mengalami pelemahan akibat turunnya harga minyak mentah yang disebabkan oleh turunnya permintaan dari China dan kekhawatiran akan perang dagang. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 6063 - 6137


News & Analysis

KRAS Telah Operasikan Pabrik JV Dengan Nippon Steel


PT Krakatau SteelTbk (KRAS) resmi mengoperasikan pabrik galvanizing, annealing and processing line (GAPL) di Cilegon, Banten. Pabrik tersebut beroperasi di bawah kendali PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS), perusahaan patungan antara KRAS dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation Jepang. Pabrik GAPL memiliki kapasitas produksi terpasang 480.000 metrik ton per tahun. Pabrik itu menghasilkan baja olahan berupa cold-rolled annealed steel, hot-dip galvanized steel dan galvanenealed steel. Ada pula produksi lembaran baja untuk panel luar otomotif dan komponen otomotif tahan karat. Pabrik GAPL sudah mulai produksi sejak Juli 2017. Saat ini pabrik dengan nilai investasi USD 300 juta itu sudah beroperasi dengan tingkat utilitas produksi200.000 metrik ton per tahun.

CSAP Tingkatkan Penyertaan di Catur Mitra Sentosa

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) melakukan peningkatan penyertaan modal pada anak usahanya PT Catur Mitra Sentosa (CMSS) yang 99,88% sahamnya dikuasai perseroan. Nilai penyertaan tambahan modal sebesar Rp100 miliar sehingga setelah dilakukan peningkatan jumlah modal CMSS akan menjadi Rp600 miliar. CMSS merupakan anak usaha perseroan yang bergerak di bidang perdagangan Ritel Modern bahan bangunan dengan merek Mitra10 yang berkedudukan di Serpong, Tangerang. Adapun tujuan dari peningkatan modal tersebut, guna mendukung pengembangan kegiatan usaha CMSS antara lain pembukaan gerai Mitra10, pembelian barang dagangan dan kebutuhan modal kerja.

ASSA Dapat Pinjaman Rp100 Miliar

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) telah meraih pinjaman bank dari PT BCA Syariah dimana penandatanganan pinjaman dilakukan pada 30 Juli 2018 lalu. Jumlah fasilitas pembiayaan yang diberikan sebesar Rp100 miliar. Adapun pinjaman ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis perseroan. ASSA meraih pendapatan Rp884,75 miliar hingga periode 30 Juni 2018 naik dibandingkan pendapatan Rp812,41 miliar di periode sama tahun sebelumnya dengan laba sebesar Rp75,64 miliar naik dari tahun sebelumnya yang Rp46,89 miliar.

Biaya Eksplorasi INCO Bulan Juli USD843.550


PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan kegiatan eksplorasi bulan Juli 2018 yang masih berlanjut dan fokus pada daerah-daerah dalam kontrak karya. Biaya eksplorasi yang dikeluarkan untuk eksplorasi Juli sebesar USD843.550. Daerah eksplorasi dilakukan di Blok Soworako-Petea dan Sorowako Outer Area di Luwu Timur Sulawesi Selatan serta Blok Bahodopi di Morowali, Sulawesi Tengah. Eksplorasi dilakukan oleh INCO bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan tiga kontraktor. Adapun hasil pengujian sedang dalam proses perhitungan sumberdaya dan cadangan dengan metoda block modelling di Sorowako.

BMRI Berencana Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun


PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan obligasi bertenor lima tahun dengan target indikatif Rp3 triliun dengan kupon 7,75 - 8,50% pada kuartal III tahun ini. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Tahap III, di mana Tahap I dan II dilakukan pada 2016 dan 2017 dengan masing-masing nilai Rp5 triliun dan Rp6 triliun. Obligasi ini akan memperkuat struktur pendanaan bank dan ekspansi kredit perusahaan. Ekspansi kredit perseroan akan mencakup proyek pembiayaan untuk jangka panjang termasuk proyek infrastruktur dan energi. Total target penghimpunan dana melalui PUB I adalah Rp14 triliun.

Biaya Eksplorasi TINS Bulan Juli Rp107,27 Miliar


PT Timah Tbk (TINS) mengeluarkan biaya sebesar Rp107.278.746.526 untuk kegiatan eksplorasi bulan Juli 2018 dimana biaya itu terdiri dari biaya operasional dan investasi. Total biaya operasional mencapai Rp92.583.789.520 dan Rp14.694.975.006 untuk biaya investasi


Stock Pick

BBCA

Pada perdagangan kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level 24100. BBCA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 23900-24375
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 24375

BBTN

Pada perdagangan kemarin saham BBTN kembali ditutup menguat pada level 2760. BBTN selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2730-2800.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2800

BMRI

Pada perdagangan kemarin saham BMRI kembali ditutup menguat pada level 7275. BMRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 7150-7400.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 7400

ASII

Pada perdagangan kemarin saham ASII kembali ditutup menguat pada level 7500. ASII selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 7400-7600.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 7625

EXCL

Pada perdagangan kemarin saham EXCL kembali ditutup menguat pada level 3160. EXCL selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 3120-3210.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3210

ICBP

Pada perdagangan kemarin saham ICBP kembali ditutup menguat pada level 8975. ICBP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8875-9100.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9100



Disclaimer :


This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018 
Published on 2018-08-10 08:36:16 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"