10 juli

 Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 9 Juli 2018 ditutup menguat 1,975% pada level 5807. Semua sektor menguat dengan kontribusi penguatan terbesar pada sektor keuangan. Investor asing net sell Rp484,79 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh penguatan pada saham perbankan menjelang dirilisnya earning season triwulan kedua pada pekan ini. Saham sektor energi, industri dan konsumer juga mengalami penguatan. JP Morgan, Citigroup dan Wells Fargo dijadwalkan akan merilis laporan keuangan triwulan kedua pada hari Jumat sekaligus menandai dimulainya earning season. Indikasi ekonomi AS yang kuat dan rencana buyback saham juga mendorong penguatan pada saham perbankan. Untuk sementara pasar akan mengalihkan fokusnya dari perang tarif antara AS dan China, didorong oleh optimisme akan laporan keuangan emiten pada triwulan kedua yang masih bagus. Dollar AS cenderung menguat terhadap mayoritas mata uang utama lainnya. Pasar juga mengesampingkan meningkatnya ketegangan politik di Inggris dimana pejabat yang pro Brexit yaitu Menteri Luar Negeri Inggris mengundurkan diri yang melemparkan pemerintahan Inggris ke dalam gejolak negosiasi untuk meninggalkan Uni Eropa. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak menguat. IHSG akan bergerak dikisaran level 5750 - 5920



News & Analysis


IBFN Berencana Rights Issue 463 Juta Saham


PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) akan melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue/PMHMETD I). Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 463.000.000 saham dengan nilai nominal Rp250 per saham dan disertai dengan penerbitan sebanyak-banyaknya 463.000.000 Waran Seri I. Waran Seri I diterbitkan menyertai saham baru yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham perseroan. Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD I dan Waran Seri I miliknya dan tidak mengambil porsi atas saham tersebut dapat terdilusi maksimum berturut-turut 25,93% dan 41,18%. Dana hasil PMHMETD I ini setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perseroan dalam rangka pengembangan usaha.


SOBI Resmi Go Private


PT Sorini Agro Corporindo Tbk (SOBI) resmi menjadi perusahaan tertutup atau go private terhitung sejak tanggal 6 Juli 2018. Perubahan status tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan yang telah diubah dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 3 Juli 2018. Perubahan itu juga telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Ham tertanggal 6 Juli 2018.


MTWI Masih Miliki Sisa Dana IPO Rp26 Miliar



PT Malacca Trust Wuwungan Tbk (MTWI) masih memiliki sisa dana hasil IPO sebesar Rp26 miliar hingga 30 Juni 2018. Perusahaan yang melaksanakan IPO pada 29 September 2017 ini meraih dana bersih Rp28,89 miliar dan baru digunakan sebesar Rp2,89 miliar untuk modal kerja guna memperkuat struktur permodalan. Sementara itu sisa dana hasil IPO tersebut tersimpan dalam bentuk obligasi yakni obligasi pemerintah FR0074 sebesar Rp10 miliar, FR0075 sebesar Rp10 miliar. Dalam deposito berjangka Bank Victoria sebesar Rp6 miliar.


Cum Stock Split GEMA 1:5 Pada 12 Juli



PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) akan mulai memperdagangkan saham dengan harga nominal baru di pasar reguler/negosiasi pada 13 Juli 2018 mendatang. Untuk perdagangan di pasar tunai akan di mulai pada 18 Juli 2018. GEMA akan melakukan pemecahan nominal saham dengan perbandingan 1:5 dari harga nominal Rp100 menjadi Rp20 per saham. Hal itu berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham perseroan pada 6 Juni 2018 lalu. Jumlah saham yang tercatat di bursa akan berubah dari 320.000.000 lembar menjadi 1.600.000.000 lembar.


Per Juni Biaya Eksplorasi KKGI USD1,37 Juta


PT Resouces Alam Indonesia Tbk (KKGI) melaporkan kegiatan eksplorasi pertambangan yang dilakukan anak usahanya PT Insai Baraperkasa. Kegiatan eksplorasi pengembangan dilakukan di area Sub Blok Tani Bakti dimana biaya yang dikeluarkan hingga Juni 2018 sebesar USD1.376.826. Untuk blok Loajanan akan terus dilakukan pemetaan geologi dan pembebasan lahan untuk menetapkan sub blok yang potensial ditambang sedangkan untuk blok Separi masih dipelajari untuk dilakukan bor dan proses pinjam pakai sebagai area blok dan seluruh blok dalam PKP2B PT Insani Baraperkasa untuk tahap produksi sudah mendapat persetujuan Menteri ESDM.


Pefindo Revisi Outlook Peringkat BMTR Menjadi Negatif



Pefindo telah menetapkan kembali peringkat idA+ untuk PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2017. Pefindo juga telah menetapkan kembali peringkat idA+(sy) untuk Sukuk Ijarah I Berkelanjutan Tahun 2017. Namun outlook untuk peringkat korporasi telah direvisi menjadi negatif dari stabil. Hal itu untuk mengantisipasi ukuran-ukuran struktur permodalan dan proteksi arus kas yang melemah secara berkelanjutan dengan tambahan utang pada BMTR dan entitas anak dalam jangka pendek, beberapa diantaranya dijamin oleh BMTR



Stock Pick


BBRI


Pada perdagangan kemarin saham BBRI ditutup menguat pada level 3010. BBRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2970-3050

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3050


PTPP



Pada perdagangan kemarin saham PTPP kembali ditutup menguat pada level 2180. PTPP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2140-2220.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2220


WIKA



Pada perdagangan kemarin saham WIKA ditutup pada level 1360. WIKA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1340-1380

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1380


BBNI


Pada perdagangan kemarin saham BBNI kembali ditutup menguat pada level 7200. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 7100-7300.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 7350


ADRO



Pada perdagangan kemarin saham ADRO kembali ditutup pada level 1835. ADRO selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1820-1855.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1860


INDF


Pada perdagangan kemarin saham INDF kembali ditutup menguat pada level 6550. INDF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 6450-6650.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 6700


ICBP



Pada perdagangan kemarin saham ICBP kembali ditutup menguat pada level 8775. ICBP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8675-8875.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 8900


Disclaimer :


This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018
Published on 2018-07-10 07:48:05 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"