14 feb

 Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 13 Februari 2018 ditutup menguat 0,84% pada level 6578. Sektor pertambangan mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net sell Rp221 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh kenaikan pada saham Amazon danApple. Pasar masih menantikan data inflasi AS bulan Januari yang akan dirilis pada hari Rabu waktu AS. Data inflasi tersebut diperkirakan akan menentukan arah pasar selanjutnya, apakah akan terus menguat atau kembali mengalami koreksi tajam. Jika data inflasi tersebut lebih tinggi dari perkiraan akan meningkatkan kekhawatiran akan naiknya suku bunga lebih banyak dari perkiraan sebelumnya dan akan mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah AS kembali. Sementara itu harga minyak mentah melemah menantikan data produksi AS. IEA merevisi naik permintaan minyak global sebesar 7,7%. Namun produksi AS diperkirakan meningkat lebih dari 11 juta bpd pada akhir 2018, yang berpotensi membebani kenaikan harga minyak mentah.itu dalam komentar pertamanya kepada umum, Chairman The Fed Jerome Powell menyatakan The Fed akan terus maju dengan kenaikan suku bunga secara bertahap meskipun melakukan pengawasan sistem keuangan. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG bergerak dikisaran level 6520 - 6640

News & Analysis

Laba Bersih BBTN Tahun 2017 Tumbuh 15,59%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) pada tahun 2017 membukukan laba bersih senilai Rp3,02 triliun. Perolehan laba bersih tersebut tercatat naik 15,59% yoy dari Rp2,61 triliun pada akhir 2016. Pencapaian laba bersih tersebut ditopang penyaluran kredit dan pembiayaan BBTN yang naik 21,01% yoy dari Rp164,44 triliun pada Desember 2016 menjadi Rp198,99 triliun pada Desember 2017. Pertumbuhan kredit tersebut tercatat berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. Data Bank Indonesia menunjukkan per Desember 2017, kredit perbankan nasional hanya tumbuh di level 8,2% yoy.

PNBS Berencana Rights Issue Senilai Maksimal Rp1,25 Triliun


PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) akan meminta persetujuan kepada pemegang sahamnya untuk melakukan Penambahan Modal Dengan HMETD pada 22 Maret 2018 mendatang. Perseroan berniat mengeluarkan minimal 15 miliar saham seri B dan maksimal 25 miliar saham seri B dengan harga nominal Rp50 dengan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian. Perseroan berharap dapat meraih dana minimal Rp750 miliar dan maksimal Rp1,25 triliun dari pelaksanaan PMHMETD tersebut.

Per Desember 2017, Laba Bersih HEXA Tumbuh 36,15%


PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) meraih pendapatan USD 239,72 juta dalam sembilan bulan yang berakhir Desember 2017. Pendapatan HEXA hingga kuartal ketiga ini meningkat 19,14% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. HEXA menggunakan tahun pelaporan yang dimulai pada 1 April, sehingga hingga Desember lalu, HEXA baru mencapai kuartal ketiga. Kenaikan pendapatan hingga Desember lalu berasal dari penjualan dan penyewaan alat berat. Segmen pendapatan ini meningkat 34,61% menjadi USD 131,74 juta hingga akhir Desember 2017 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya USD 97,87 juta. Hingga akhir kuartal ketiga, HEXA meraih laba USD 15,29 juta, meningkat 36,15% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya USD 11,23 juta.

BSDE Anggarkan Capex Rp4 Triliun


PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah menetapkan target marketing sales sebesar Rp 7,2 triliun pada 2018. Target ini sama dengan pencapaian marketing salestahun lalu sebesar Rp 7,23 triliun. Guna mencapai target di tahun ini BSDE akan meluncurkan seiumlah proyek di kawasan BSD City, Apartemen SouthGate TB Simatupang dan Klaska Residence di Surabaya tahun ini. Untuk target marketing sales pada tahun 2018, BSDE akan meningkatkan kontribusi produk komersial menjadi Rp3,55 triliun. Sedangkan produk residensial diharapkan akan memberikan tambahan marketing sales Rp 3,65 triliun. Untuk mendukung target dan rencana ekspansi tersebut, BSDE akan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 4 triliun pada tahun ini.

Januari, PTPP Peroleh Kontrak Baru Rp2,3 Triliun

PT PP Tbk (PTPP) memperoleh kontrak baru sebesar Rp 41 triliun sepanjang tahun lalu. Sementara, pada Januari 2018, perolehan kontrak baru sebesar Rp 2,3 triliun.perolehan kontrak baru pada bulan lalu, maka total order book per Januari 2018 sebesar Rp 60,4 triliun. Rinciannya, kontrak baru sebesar Rp2,3 triliun dan carry over 2017 sejumlah Rp 58,1 triliun. PTPP mencatat, perolehan kontrak baru dari divisi operasi sebesar Rp 929,364 miliar. Sementara, anak perusahaan menyumbang kontrak baru sebesar Rp 1,40 triliun.

DOID Targetkan Kinerja Tumbuh Di atas 10%

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) berharap kinerja tahun ini dapat tumbuh di atas 10% dibanding 2017. Melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama atau BUMA, DOID menargetkan volume pengupasan atau overburden range menjadi 375 juta hingga 425 juta bank cubic meter (BCM). Pada tahun 2017, DOID merealisasikan produksi batubara sebanyak 40,2 juta ton. Angka tersebut naik 14,53% dibandingkan pencapaian tahun 2016

Stock Pick

ADRO

Pada perdagangan kemarin saham ADRO kembali ditutup menguat di level 2420. Pergerakan saham ADRO selanjutnya diperkirakan pada kisaran 2380–2450. Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten di level harga 2450

TLKM

Pada perdagangan kemarin saham TLKM kembali ditutup menguat pada level 4090. Pergerakan TLKM selanjutnya diperkirakan pada kisaran 4000-4090.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 4090

CPIN

Pada perdagangan kemarin saham CPIN menguat ditutup di 3380. Pergerakan saham CPIN selanjutnya diperkirakan pada kisaran 3380-3460.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak melewati level resisten 3460

BBNI


Pada perdagangan kemarin saham BBNi kembali ditutup menguat di level 9700. Pergerakan saham BBNI selanjutnya diperkirakan pada kisaran 9600-9800. Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten di level harga 9800

BBTN

Pada perdagangan kemarin saham BBTN kembali ditutup menguat pada level 3760. Pergerakan BBTN selanjutnya diperkirakan pada kisaran 3720-3800.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3800

BBRI

Pada perdagangan kemarin saham BBRi menguat ditutup di 3880. Pergerakan saham BBRI selanjutnya diperkirakan pada kisaran 3840-3930.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak melewati level resisten 3930

ANTM

Pada perdagangan kemarin saham ANTM kembali ditutup menguat pada level 875. Pergerakan ANTM selanjutnya diperkirakan pada kisaran 860-885.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 885

PTBA

Pada perdagangan kemarin saham PTBA kembali ditutup menguat di level 3270. Pergerakan saham PTBA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 3230–3310. Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten di level harga 3310



Disclaimer :


This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018
Published on 2018-02-14 07:55:36 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)