16 Apr

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 13 April 2018 ditutup melemah 0,64% pada level 6270. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp620,68 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup melemah akibat kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan politik karena konflik di Suriah. Harga mimyak mentah mengalami kenaikan. Konflik di Suriah menimbulkan risiko yang besar bagi kestabilan global karena hubungan Suriah dengan produsen minyak besar. Saham sektor keuangan mengalami pelemahan terbesar. Saham JP Morgan melemah setelah melaporkan laba yang di bawah estimasi. Lemahnya pertumbuhan pengucuran kredit membebani saham sektor perbankan. Harga aluminium menyentuh level tertinggi dalam enam tahun terakhir setelah AS memberikan sanksi kepada produsen aluminium Rusia yang merupakan terbesar kedua di dunia. Sementara itu indeks Michigan Sentiment bulan April turun pada level 97,8 dari bulan sebelumnya 101,4. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya retail sales, empire manufacturing, business inventories, housing starts, building permits, industrial production, Philadelphia Fed dan leading indicators. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG bergerak dikisaran level 6178 - 6310

News & Analysis

BABP Berencana Rights Issue 4,89 Miliar Saham

PT Bank MNC International Tbk (BABP) berniat melakukan Penawaran Umum Terbatas VI Tahun 2018 kepada para pemegang sahamnya dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau rights issue. Jumlah saham yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya 4.896.305.564 saham biasa atas nama atau 22,22% dari modal ditempatkan dan disetor setelah PUT VI dengan harga nominal Rp100. Setiap 9 pemegang saham lama yang namanya tercantum hingga 8 Juni 2018 berhak atas 2 HMETD dimana 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru dengan harga penawaran Rp100 sehingga dana yang diperoleh sebanyak-banyaknya Rp489.630.556.400. Bersamaan PUT VI ini juga diterbitkan sebanyak-banyaknya 4.896.305.564 waran seri IV dimana untuk 1 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 waran seri IV dengan harga pelaksanaan Rp100 atau total mencapai Rp489.630.556.400.

Pefindo Berikan Peringkat idA– Kepada ADHI


Pefindo memberikan peringkat idA- kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Peringkat itu juga berlaku untuk tiga obligasi perseroan, namun rating itu dibatasi leverage keuangan yaang agresif dan proteksi arus kas yang lemah. Pefindo menegaskan peringkat idA- kepada ADHI dan Obligasi Berkelanjutan I-2012 Seri B, Obligasi Berkelanjutan I-2013 Seri B serta Obligasi Berkelanjutan II-2017 dengan prospek perusahaan tercatat stabil. Peringkat itu mencerminkan keberadaan ADHI yang kuat di pasar konstruksi dan potensi peningkatan marjin dalam jangka menengah.

Pefindo Naikkan Prospek APLN Dari Negatif Menjadi Stabil

Pefindo merevisi prospek PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari negatif menjadi stabil, serta menetapkan kembali peringkat idA- bagi perseroan dan surat utangnya. Pemeringkatan dan perubahan outlook ini berlaku untuk periode 1 tahun, sejak 10 April 2018 hingga 1 April 2019. Surat utang yang turut diperingkat yakni Obligasi I/2013 sebesar Rp1,2 triliun, yang akan jatuh tempo pada 27 Juni 2018. APLN berencana untuk membayar obligasi jatuh tempo tersebut menggunakan kombinasi kas internal dan pendanaan eksternal. Per 31 Desember 2017, APLN memiliki saldo kas sebesar Rp2,3 triliun serta fasilitas kredit yang belum terpakai yang cukup besar.

AUTO Akan Bagi Dividen Final Rp33/saham

RUPST PT Astra Autoparts Tbk (AUTO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp221,7 miliar atau sekitar 40% dari laba bersih tahun 2017 atau sebesar Rp46 per saham. Sebelumnya perusahaan telah membagikan dividen interim sebesar Rp62,6 miliar atau sebesar Rp13 per saham yang telah dibayarkan pada 20 Oktober 2017. Sehingga sisanya sebesar Rp159,05 miliar atau sebesar Rp33 per saham akan dibayarkan pada 11 Mei 2018. Perseroan tidak menetapkan cadangan khusus mengingat sudah terpenuhinya minimal persyaratan. Sisa laba perseroan akan dicatat sebagai laba ditahan perseroan yang akan digunakan sebagai modal kerja dan investasi.

ADHI Akan Bagi Dividen Rp29,45/saham

RUPST PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 20% dari laba bersih tahun 2017 atau sebesar Rp103 miliar atau sekitar Rp29,45 per saham. Hingga kuartal I 2018, ADHI memperoleh kontrak baru sebesar Rp3,3 triliun. Perolehan kontrak ADHI tersebut berasal dari beberapa proyek, antara lain Trans Park Bekasi Rp845,8 miliar dan juga pekerjaan gelagar, gerbang tol dan fasilitas penunjang lainnya sebesar Rp186,8 miliar. Sementara itu ADHI juga berencana untuk melakukan diversifikasi usaha dengan masuk bisnis pengelolaan limbah.

INDY Bangun Penyimpanan Bahan Bakar di Kalimantan

PT Indika Energy Tbk (INDY) membangun terminal penyimpanan bahan bakar di Kalimantan senilai Rp1,4 triliun dengan bekerja sama dengan ExxonMobil. INDY ingin mendapatkan fasilitas insentif fiskal berupa tax holiday dengan melakukan investasi di hilir sektor migas. Fasilitas penyimpanan itu akan menjadi milik INDY dan Exxon akan menyuplai dari Singapura


Stock Pick

BMRI

Pada perdagangan kemarin saham BMRI kembali ditutup menguat di level 8025. Pergerakan saham BMRI selanjutnya diperkirakan pada kisaran 7925–8125. Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten di level harga 8125

BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNi kembali ditutup menguat pada level 8825. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8725-8925.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 8925

SMBR

Pada perdagangan kemarin saham SMBR kembali ditutup menguat pada level 3570. SMBR selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 3540-3610.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3610

AALI

Pada perdagangan kemarin saham AALI kembali ditutup menguat pada level 13750. AALI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 13600-13900. Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 13900

SMGR

Pada perdagangan kemarin saham SMGR kembali ditutup menguat pada level 10125. SMGR selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 10000-10250. Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 10250

ADRO

Pada perdagangan kemarin saham ADRO kembali ditutup menguat pada level 2130. ADRO selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2100-2160.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2160

ELSA

Pada perdagangan kemarin saham ELSA kembali ditutup menguat di level 488. Pergerakan saham ELSA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 482–493. Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten di level harga 493


Disclaimer :


This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018 
Published on 2018-04-16 07:56:43 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"