25 Oct

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 24 Oktober 2018 ditutup melemah 1,53% pada level 5709. Sektor infrastuktur mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp 686,82 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah signifikan, menghapus penguatan indeks Dow Jones dan S&P500 tahun ini dan mengkonfirmasi koreksi Nasdaq Composite. Sentimen negatif masih berasal dari kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dan laba emiten, setelah adanya outlook yang mengecewakan dari perusahaan teknologi serta data sektor perumahan yang lemah. Data penjualan rumah baru di AS pada bulan September mengalami penurunan pada level terendah selama dua tahun terakhir. Hal ini semakin menunjukkan bahwa tingkat suku bunga yang tinggi serta kenaikan harga rumah telah mendorong turunnya permintaan rumah di AS. Menambah sentimen negatif, dalam laporan ekonomi The Fed disebutkan bahwa industri di AS telah menaikkan harga akibat adanya tarif impor. Meskipun proyeksi rata-rata pertumbuhan laba emiten pada triwulan III dinaikkan, namun estimasi rata-rata pertumbuhan laba pada triwulan IV justru diturunkan di bawah 20%, akibat outlook akan menurunnya permintaan produk ditengah kenaikan bunga dan perang tarif. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 5661 - 5760


News & Analysis

PSSI Divestasi Aset Floating Loading Facility USD12 Juta

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mengumumkan penyelesaian transaksi divestasi Fasilitas Muatan Apung atau Floating Loading Facility (FLF) Ratu Barito seiring dengan serah terima secara fisik unit ini di galangan kapal di Cilegon, Banten pada 23 September 2018. Transaksi divestasi aset ini, yang telah disetujui dalam RUPSLB 20 September 2018 bernilai sekitar USD12 juta atau setara dengan sekitar Rp196 miliar (asumsi nilai tukar Rp14,892/dollar AS) yang mencerminkan Rp39/saham. Aset telah dijual kepada PT Maritim Barito Perkasa. Sampai dengan akhir 2017, PSS telah berhasil menambah 12 unit kapal tunda, 10 unit tongkang dan 1 unit MV kelas Handymax ke dalam armada operasionalnya.

Kuartal III GMCW Catatkan Rugi Rp120 Juta

Kinerja keuangan PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMCW) sampai dengan kuartal III-2018 meraih pendapatan Rp22,97 miliar, meningkat 16,18% dibanding periode sama tahun lalu Rp19,77 miliar. Laba bruto dan laba usaha masing-masing juga mengalami peningkatan, dimana laba bruto meningkat menjadi Rp14,85 miliar dari tahun sebelumnya Rp13,53 miliar dan laba usaha meningkat menjadi Rp4,11 miliar dari sebelumnya Rp3,58 miliar. Meningkatnya beban lain-lain dari tahun sebelumnya Rp2,88 miliar menjadi Rp4,23 miliar membuat perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp120,34 juta dari sebelumnya yang membukukan laba Rp701,06 juta.

ASSA Dapat Fasilitas Kredit Rp100 Miliar

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mendapat fasilitas kredit investasi yang diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Perjanjian kredit antara perseroan dengan BMRI telah di tandatangani pada tanggal 23 Oktober 2018. Total fasilitas kredit investasi yang diterima oleh perseroan yakni sebesar Rp100 miliar. Fasilitas kredit tersebut nantinya akan digunakan oleh perseroan untuk pengembangan bisnis.

WSKT Tambah Modal PT Waskita Bumi Wira senilai Rp68,37 miliar

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya yakni PT Waskita Toll Road (WTR) menambah modal tambahan ke PT Waskita Bumi Wira (WBW) dengan nilai Rp 68,37 miliar. Transaksi tersebut dilakukan pada tanggal 22 Oktober 2018 lalu. Tujuan peningkatan modal disetor ditujukan untuk memenuhi kebutuhan operasional WBW. WTR memiliki saham sebesar 77,11% terhadap WBW. Setelah penambahan modal, maka persentase kepemilikan saham WTR menjadi 99,82%.

Sepanjang Tahun Ini ACES Telah Buka 25 Gerai

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) telah membuka gerai ke-25 gerai sepanjang tahun ini. Gerai yang ke-25 berada di Gresik Icon, dengan luas sekitar 2.200 meter persegi. Dengan dibukanya gerai ini, total gerai Ace Hardware mencapai 169 gerai. Pada awal tahun, ACES hanya berencana untuk membuka sekitar 10-15 gerai baru, akan tetapi dalam realisasi, pembukaan gerai telah melampaui target yang ditetapkan. Sementara itu, target penjualan emiten peritel ini mencapai 15% hingga akhir tahun ini.

Kuartal III, Laba Bersih JSMR Turun 6,88%

Laba bersih yang dibukukan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalami penurunan 6,88% yoy pada kuartal III/2018. JSMR membukukan pendapatan tol dan usaha lainnya Rp7,13 triliun pada kuartal III/2018, meningkat 5,13% dari posisi yang sama pada periode sebelumnya Rp6,78 triliun. Pendapatan konstruksi JSMR naik dari Rp16,28 triliun menjadi Rp20,25 triliun. Sehingga total pendapatan yang dibukukan Rp27,38 triliun pada September 2018, tumbuh 18,69% dari periode yang sama tahun lalu. Namun beban pendapatan perseroan naik lebih tinggi dari pendapatan. Sehingga laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk JSMR menjadi Rp1,77 triliun pada kuartal III/2018, turun 6,88% dari Rp1,90 triliun pada kuartal III/2017


Stock Pick

ITMG

Pada perdagangan kemarin saham ITMG ditutup menguat dilevel harga 25775. ITMG selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 25500-26050.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 26100

SMCB

Pada perdagangan kemarin saham SMCB ditutup menguat pada level harga 1760. SMCB selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1740-1780
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1785

SMGR

Pada perdagangan kemarin saham SMGR ditutup menguat pada level harga 9100. SMGR selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 9000-9200.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9250

INTP

Pada perdagangan kemarin saham INTP ditutup tertahan pada level harga 16250. INTP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 16050-16500.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 16500

WSBP


Pada perdagangan kemarin saham WSBP ditutup tertahan pada level harga 338. WSBP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 334-342.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 342

WIKA


Pada perdagangan kemarin saham WIKA ditutup tertahan pada level harga 1225. WIKA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1215-1240.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1245



Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018
Published on 2018-10-25 08:39:48 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)